BELOPA -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
(Dikpora) Kabupaten Luwu, melalui seluruh
satuan pendidikan tingkat menengah atas sederajat, Sabtu 26 Mei, telah
mengumumkan
kelulusan siswa kelas XII tingkat SMA sederajat t Dari hasil pengumuman
itu, peserta Ujian Nasional (UN) di Luwu dinyatakan lulus 100 persen.
"Alhamdulillah, pengumuman kelulusan berjalan lancar, peserta UN lulus
100 persen," kata Kepala Dinas Dikpora Luwu, Drs H Andi Pahri MM, Sabtu
lalu.
Sementara itu, Kepala Bidang Dikmenjur Dinas Dikpora Luwu, Drs Muh Yusuf
MPd, mengatakan, jumlah siswa kelas XII tahun 2012 ini mengalami
kelulusan sertus persen dimana siswa SMK yang lulus 724 orang, siswa SMA
sebanyak 3.261 orang. "Kelulusan seratus persen tahun ini lebih baik
atau meningkat di banding tahun 2011 lalu yang mencapai 99,94 persen,
dimana tahun 2011 lalu ada dua orang yang tidak lulus," katanya.
Lanjut dia, tahun ini seluruh siswa lulus 100 persen, hanya ada satu
siswa di SMAN 1 Belopa yang terkandala karena nilai sekolah pada satu
mata pelajaran lupa terkirim. Akan tetapi pada prinsipnya siswa tersebut
lulus.
Kendati hasil hasil UN lulus 100 persen, namun informasi menyebutkan
rata-rata kelulusan siswa di kabupaten Luwu mengalami sedikit penurunan,
dibanding tahun 2011 lalu.
Contoh nilai rata-rata untuk SMA Jurusan IPA turun 0,17 persen sehingga
saat ini hanya mencapai 8,0, demikian pula untuk jurusan IPS nilai
rata-rata siswa juga turun, sehingga saat ini hanya mencapai 7,45.
Demikian pula nilai rata-rata yang dicapai ditingkat SMK yang turun
mencapai 0,36 persen dimana tahun 2012 ini mencapai 7,87 persen.
"Penyebab turunnya nilai rata-rata kelulusan siswa ini akan menjadi
catatan khusus untuk dikaji oleh jajaran Dinas Dikpora Luwu. Kita juga
berharap tahun ini kelulusan dan hasil prestasi siswa kelas XII ini bisa
mendongrak Luwu agar bisa tetap dalam jajaran 10 besar di Sulsel,"
tandas Yusuf, seraya mengatakan untuk pengumuman kelulusan tingkat SMP
akan diumumkan tanggal 2 Juni mendatang.
Sementara itu, dari pantauan Palopo Pos Sabtu akhir pekan lalu,
pengumuman kelulusan di sejumlah sekolah tingkat SMA sederajat
berlangsung tertib. Kendati demikian, masih ada beberapa sekolah yang
melakukan aksi coret seragam untuk melampiaskan kegembiraan namun hampir
tidak ada kejadian konvoi kendaraan. Hal yang berbeda nampak terlihat
di SMAN 1 Bua. Sekolah yang berada di kecamatan yang berbatasan langsung
dengan Kota Palopo ini, siswanya sangat tertib menanti pengumuman
kelulusan, dimana mereka duduk diaula mendapatkan pengarahan baik dari
Kepala Sekolah SMAN 1 Bua, Drs Ibnu Hajar M.MPd juga mendapatkan
pengarahan dari Kapolsek Bua AKP Bawias yang turut mengawal pengumuman
kelulusan untuk menghindari aksi konvoi kendaraan.
"Alhamdulillah siswa kami yang berjumlah 225 yang mengikuti Ujian
Nasional, secara keseluruhan lulus 100 persen. Anak-anak sekalian
silakan mengurus administrasi mulai hari Senin, namun harus menggunakan
seragam sekolah. Oleh karena itu, hindarilah aksi coret seragam dan
konvoi kendaraan bermotor yang justru akan merugikan diri kalian juga
pengguna jalan lainnya," ucap Ibnu Hajar.
Bahkan dipenghujung wejangan pihak sekolah, para siswa kelas XII sebelum
kelulusan menyempatkan, menyerahkan baju seragam sekolah untuk
disumbangkan kepada adik sekolah atau siswa kurang mampu. Penyerahan
baju seragam ini disaksikan pula Kapolsek Bua AKP Bawias dan
jajaarannya. (and/him)
SUMBER >>> http://www.palopopos.co.id/?vi=detail&nid=52054
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment